Category Archives: Bisnis Investasi

Perubahan Peraturan Pemerintah Terkait Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-bidang Usaha Tertentu dan/atau di Daerah-daerah Tertentu

Latar Belakang Pada tanggal 22 April 2016, Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2015 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-bidang Usaha Tertentu dan/atau di Daerah-daerah Tertentu (“PP No. 9/2016”). PP No. 9/2016 ini diterbitkan dalam rangka (a) meningkatkan kegiatan investasi…
Read more

Pengaturan Izin Prinsip dan Izin Investasi Terbaru Tahun 2015

Latar Belakang Kepala Badan Koordinasi Pasar Modal menerbitkan peraturan baru yaitu Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 14 Tahun 2015 tentang Pedoman dan Tata Cara Izin Prinsip Penanaman Modal (“Perka BKPM 14/2015”), yang mulai berlaku sejak 8 Oktober 2015. Perka BKPM 14/2015 mencabut Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 5 Tahun 2013 tentang…
Read more

Pemerintah Menerbitkan Daftar Negatif Investasi Terbaru

Latar Belakang Dalam rangka untuk lebih meningkatkan kegiatan penanaman modal di Indonesia serta pelaksanaan komitmen Indonesia dalam kaitannya dengan Association of Southeast Asian Nations/ASEAN Economic Community (AEC), maka dipandang perlu untuk mengganti ketentuan mengenai daftar bidang usaha tertutup dan bidang usaha yang terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal atau umumnya disebut daftar negatif investasi,…
Read more

Bidang Usaha Tertutup (Daftar Negatif Investasi)

Latar Belakang Salah satu usaha pemerintah dalam meningkatkan arus penanaman modal di Indonesia adalah dengan memberikan keleluasaan bagi para investor untuk menentukan bidang-bidang usaha investasi yang diminati. Hal ini memicu proses penyederhanaan peraturan terhadap Daftar Skala Prioritas menjadi Daftar Negatif Investasi (DNI). DNI berlaku selama 3 (tiga) tahun dan setiap tahun dilakukan peninjauan yang disesuaikan…
Read more